STAIMPRO Goes KKN-PPL Internasional di Narathiwath Thailand
STAIMPRO Goes KKN-PPL Internasional di Narathiwath Thailand
Thu, 11 January 2024 7:12
WhatsApp Image 2024-01-11 at 09.07.00

Selasa {10/1} Dalam upaya membangun jaringan alumni yang berkualitas secara internasional, STAIMPRO mengambil langkah penting dengan mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti berbagai program internasional melalui kerjasama dengan lembaga pendidikan lain. Selama setahun terakhir, STAIMPRO telah memperluas jejak globalnya dengan menjalin kerjasama dalam internasionalisasi, menciptakan pengalaman pengajaran yang beragam bagi mahasiswa, serta melibatkan diri dalam kegiatan riset bersama dengan beberapa perguruan tinggi di Malaysia dan Thailand.


Langkah terbaru STAIMPRO melibatkan pengiriman dua mahasiswa sebagai delegasi untuk mengikuti program KKN-PPL Internasional di Thailand. Dua mahasiswa tersebut, yakni Firmansyah dari Prodi PGMI dan Mustofa dari Prodi Hukum Keluarga Islam, yang berada di semester enam. Pelaksanaan KKN-PPL Internasional ini direncanakan berlangsung selama satu bulan, mulai dari tanggal 9 Januari hingga 8 Februari 2024. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memperluas wawasan dan pengalaman mahasiswa serta memperkuat hubungan antara STAIMPRO dengan lembaga pendidikan di tingkat internasional.


Internasionalisasi bukan sekadar menjadi semata jargon atau cita-cita belaka, tetapi telah menjadi kenyataan yang diwujudkan oleh STAIMPRO. Dalam kolaborasi bersama lebih dari 30 mahasiswa lainnya dari enam kampus yang berbeda, Musthofa dan Firmansyah memulai serangkaian aktivitas di Negeri Gajah Putih tersebut. Tujuan utama dari partisipasi ini adalah untuk memperkaya khazanah keilmuan dan pengalaman internasional mereka.
Dengan bergabung bersama mahasiswa dari berbagai latar belakang dan institusi, Musthofa dan Firmansyah tidak hanya diberikan kesempatan untuk mendalami bidang studi mereka, tetapi juga dapat berinteraksi dan berkolaborasi dengan mahasiswa dari budaya dan perspektif yang berbeda. Ini menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan mendukung pertukaran pengetahuan lintas budaya.
Partisipasi aktif dalam aktivitas di luar negeri ini juga diharapkan dapat membentuk keterampilan interpersonal, meningkatkan pemahaman mereka terhadap tantangan global, serta memberikan landasan yang kuat untuk pengembangan diri di masa depan. Semua ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan visi STAIMPRO untuk menciptakan alumni yang tidak hanya berkualitas nasional, tetapi juga memiliki keterampilan dan wawasan global yang mendalam.


Imanuddin, selaku ketua Kantor Urusan Internasional STAIMPRO menyampaikan bahwa dua orang yang mewakili STAIMPRO sudah melalui proses ujian baik lisan maupun tulis yang diselenggarakan satu bulan lalu. Mereka berdua dianggap layak dan pantas untuk mengikuti KKN dan PPL di Thailand selatan, khususnya di Shongkla ini. Ditambahkannya, bahwa tujuan adanya PPL dan KKN Internasional ini adalah untuk mewujudkan salah satu cita-cita STAIMPRO untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman internasional. “Tentunya juga untuk mewujudkan impian STAIMPRO yang berpredikat unggul tidak hanya di tingkat nasional namun juga di tingkat internasional” tambahnya.
Kedua mahasiswa STAIMPRO tersebut nantinya akan berada di Thailand selama satu bulan dengan agenda-agenda yang beragam. Seperti pertukaran budaya, mengajar di sekolah hingga pengabdian kepada masyarakat. Kesemuanya akan dilaksanakan secara terpadu bersama pihak-pihak yang ada di Shongkla tentu bersama mahasiswa-mahasiswa lainnya.


Diharapkan, KKN dan PPL internasional ini nantinya tidak hanya diikuti oleh dua mahasiswa STAIMPRO saja. Melainkan lebih banyak lagi mahasiswa yang bisa dan layak untuk ikut serta. “Target tahun depan, STAIMPRO bisa mengirim lebih dari 10 mahasiswa untuk mengikuti KKN dan PPL internasional, baik di Thailand ataupun Malaysia” ungkap Dr. Benny Prasetiya, M.Pd., selaku ketua STAIMPRO.
“Kami melihat bahwa KKN dan PPL internasional ini penting sebagai upaya untuk memaksimalkan potensi mahasiswa STAIMPRO baik dalam keilmuan maupun social budaya. Karena tidak hanya kecerdasan akal saja yang dibutuhkan, namun juga butuh kecerdasan social agar mampu bergaul dan berbaur dengan kawan-kawan baru di luar negeri.” tukasnya. (Bny/Udn)

Kampus

Artikel Lainnya

DUA MAHAISWA IADPRO SUKSES JALANI KKN DAN PPL INTERNATIONAL DI THAILAND
Langit diatas Santiwit Songkhla Technological College sangat cerah dengan tem...
Fri, 16 February 2024 | 8:00
IADPRO Sosialisasikan Scholarship for International Student
IADPRO Sosialisasikan Scholarship for International Student Bersamaan dengan ...
Fri, 16 February 2024 | 7:53
IADPRO TEKEN MoU dengan 13 LEMBAGA PENDIDIKAN DI THAILAND
Internasionalisasi kampus bukan hanya cita-cita dan kata tanpa fakta. Hal itu...
Fri, 16 February 2024 | 7:48
SERAP ASPIRASI DAN KOLABORASI MAHASISWA PRODI PAI
Probolinggo 29 Januari – Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Probolinggo ...
Thu, 1 February 2024 | 6:31